Allah SWT Yang Maha Pemurah,
Terimakasih Engkau telah menciptakan dia dan
Mempertemukan saya dengannya

Terimakasih untuk saat-saat indah yang boleh kami nikmati bersama
Terimakasih untuk setiap pertemuan yang boleh kami lalui bersama
Terimakasih untuk setiap saat-saat yang lalu

Saya datang bersujud dihadapan-Mu,
Sucikan hati saya yaa Allah
Sehingga dapat melaksanakan
Kehendak dan rencana-Mu dalam hidup saya

Yaa Allah,
Jika saya bukan pemilik tulang rusuknya,
Janganlah biarkan saya merindukan kehadirannya
Janganlah biarkan saya melabuhkan hati saya di hatinya
Kikislah pesonanya dari pelupuk mata saya dan
Usirlah dia dari relung hati saya
Gantilah damba kerinduan dan cinta yang bersemayam di dada ini
Dengan kasih dari dan pada-Mu yang tulus dan murni
Tolonglah saya, agar dapat mengasihinya sebagai sahabat

Tetapi jika Kau ciptakan dia untuk saya
Yaa Allah, tolong satukan hati kami
Bantulah saya untuk mencintai, mengerti dan menerima dia seutuhnya
Berikan saya kesabaran, ketekunan, dan kesungguhan untuk memenangkan hatinya
Urapilah dia agar dia juga mencintai, mengerti, dan mau menerima saya
Dengan segala kelebihan dan kekurangan saya
Sebagaimana saya telah Engkau ciptakan
Yakinkanlah dia bahwa saya sungguh-sungguh mencintai dan
Rela membagi suka dan duka saya dengan dia
Yaa Allah Yang Maha Pengasih,
Dengarlah doa saya ini
Lepaskanlah saya dari keraguan ini menurut kasih dan kehendak-Mu

Allah Yang Maha Kekal,
Saya tahu Engkau senantiasa memberikan yang terbaik buat saya
Luka dan keraguan yang saya alami pasti ada hikmahnya
Pergumulan ini mengajar saya untuk hidup makin dekat pada-Mu,
Untuk lebih peka terhadap suara-Mu yang membimbing saya menuju terang-Mu
Ajarlah saya untuk tetap setia menanti tibanya waktu yang telah Engkau tentukan

Jadilah kehendak-Mu dan bukan kehendak saya
yang jadi dalam setiap bagian hidup saya
yaaa Allah..
Aamiin…

Comments No Comments »

mematung pada kenangan
memasung pada ingatan

jika itu kamu
datanglah malam ini dalam mimpiku
karena hanya disanalah
kita menjadi nyata

puisi ini dikirimkan salah seorang teman
dan entah mengapa aku
menitikkan air mata
karena dalam puisi di bawah ini
..
ada kata-kata yang tidak akan pernah kau dengar
ada pesan yang selamanya tak akan pernah terucap

aku pergi
untuk melepaskan malam cinta
dan berlari menuju senja cita

*********

Tentang Sesuatu yang Urung Kau Katakan

sore itu kau membuka mulut hendak
mengatakan sesuatu tapi tiba-tiba tidak

dengan mulut yang terlanjur terbuka
itu kau tertawa sungguh biasa

(hingga aku kira sesuatu yang urung
kau katakan itulah meleleh menjadi tawa)

entah mulut atau tawa itu yang menghela
aku masuk ke dalam tenggorokan kau. lalu

aku merasakan kau menelan aku

waktu membuat aku larut
mengair dan mengalir di dalam kau

bertahun-tahun setelahnya
di sebuah sore yang serupa
tiba-tiba aku menemukan diri aku
jatuh sebagai air di mata kau

by: M. Aan Mansyur

Comments 2 Comments »

aku tahu jika aku terus begini
aku hanya akan menghancurkan diriku sendiri
aku tahu

tapi hanya sebatas tahu
menari-nari dalam kepala
tidak pernah terucap
tidak pernah terlaksana

aku yang melakukan aku yang seharusnya
aku hilang arah

tolong

Comments No Comments »

jam berapa ini ?
2.27 AM
dan aku masih terjaga

sudah satu minggu aku kembali ke kota ini
satu minggu pula aku selalu tidur diatas jam 2 pagi

yogyakarta
seharusnya aku bahagia
ya impianku untuk menyesap udara pagi yogya, terpenuhi
tapi tetap saja rasa hampa dan kelu..

adalah pusaran waktu yang membawaku singgah di kota ini
kota mungil yang indah
..sangat ramah..
sangat tenang
namun jiwa ini..berontak..

aku tak tahu ingin ada dimana lagi
ingin pergi sejauh apa lagi
dan mengapa aku harus lari?
dari apa?
hidup?
_tapi aku belum ingin mati

di kota yang damai ini
aku menyadari telah kehilangan sesuatu
sekaligus telah mendapatkan sesuatu
-kamu-
jikapun aku tidak berada di sini
mustahil aku bisa mengenal
-kamu-

aku diam
namun tertarik semakin dalam
berbalik atas sesuatu
dan sesuatu yang aneh muncul dari dalam diriku
-sama sekali aku tidak tahu

aku tahu
waktu
berjalan disampingku
esok ia di depanku
namun pedihnya terasa di punggungku

aku diam
dan dunia berpusing, bergolak, berlarian
aku diam
menunggu
-kamu-

perlahan aku semakin dekat pada asalku
disanalan jiwa ini akan tenang
disanalah segalanya menjadi terang

jika boleh aku berucap maaf
“maaf”
aku tidak bisa melangkah karena aku
tak lagi bisa melihat
“maaf”
aku tidak kuasa menyambut tangan -mu-
karena aku takut

sangat takut ..

_tidak akan pernah bisa melepaskan -nya-

(aku telah kehilangan ketika aku memiliki

aku tidak akan pernah kehilangan jika aku tidak pernah memiliki)

Comments No Comments »

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudaratan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya (QS Ali Imran: 118)

Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia (QS Fushshilat:34)

Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menjadikan suatu kaum yang dimurkai Allah sebagai teman? Orang-orang itu bukan dari golongan kamu dan bukan (pula) dari golongan mereka. Dan mereka bersumpah untuk menguatkan kebohongan, sedang mereka mengetahui (QS Al Mujadilaah: 14)

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad pada jalan-Ku dan mencari keridaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barang siapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus (QS Al Mumtahanah: 1)

*********

Comments No Comments »

aku berharap dengan mengeluarkannya akan sedikit mengurangi rasa sakit yang aku derita malam ini (jika tidak bisa menghilangkan semuanya)…sigh..

.

.

sebuah pesan singkat membangunkanku di sore yang dingin itu

seseorang memintaku untuk bertemu di dunia maya, hanya untuk sekedar membicarakan ‘kepentingan sebuah rindu yang terlarang’

tapi yang kutemui bukan dia yang mengirimkan pesan

tapi sosok lain

.

.

.

wait..

-harus kah aku ceritakan disini ??

dan membuka hatiku senyata-nyatanya untuk dia ??

tidak..tulisan ini akan ku pindahkan ke blog private ku

biar dia tidak perlu tahu

hatiku yang selalu memujanya

selalu berdoa untuknya

demi air mata, aku hanya bisa memberikan lirik ini untukmu

jika engkau merasakannya:

.

Ku terbiasa tersenyum tenang
walau
hatiku menangis

Kaulah cerita
tertulis dengan pasti
selamanya dalam pikiranku

peluk tubuh ku untuk sejenak
dan biarkan kita memudar dengan kasih
biarkan semua seperti seharusnya
takan pernah menjadi milikku

Lupakan semua
tinggalkan ini
Ku kan tenang
dan kau kan pergi

Berjalanlah walau habis terang
Ambil cahaya cinta kuterangi jalanmu

Di antara beribu lainnya
kau tetap..
kau tetap..
kau tetap..
benderang

.

.

.

“Aq sayang kamu” tulisku

“Love u 2 honey” balasmu

.

kau tahu..

.

..aku benar-benar sayang kamu..

Comments No Comments »

Dear…

malam ini, kali pertama aku mengetik blog di kamar hijauku di yogya

aku sedikit mengubah letak furniture di kamar ini, dan alhamdulillah sedikit banyak membawa pengaruh yang positif ^^

Pertama kali aku masuk ke kamarku, Senin pagi lalu

Air mata yang menjadi saksi awal kehadiranku

Ternyata, masih terasa berat dan belum ridho menjalani rukun iman yang keenam itu..tapi insya allah aku akan bertahan..Amin

Hari2 berikutnya sebisa mungkin kujalani dengan kepasrahan pada Yang Maha Mengatur dan alhamdulillah aku lebih tenang dan hari berlalu dengan cepat, karena lelah, karena pasrah..nikmat berasa..alhamdulillah

malam ini

air mata itu kembali menjadi saksi, ditingkahi hujan lamat-lamat dan gelegar yang makin membuat jiwaku kerdil

aku ingat masa laluku

sembari browsing artikel dan membaca email yang insya allah ‘membangun jiwa’  aku menangis

aku ingat dosa-dosa yang pernah kuperbuat

aku sadari

JIKA BESOK AKU MATI, AKU TIDAK PUNYA APA-APA

dan kesadarnku itu, begitu keras menghantam jiwaku yang rapuh

..aku hanya bisa menangis..seraya berdoa, Allah masih memberikan kesempatan untukku memperbaiki diri meski sedikit..sedikiiit saja..

aku sadar

selama ini aku lalai

jauuuuh sekali dari Nya

amat sangaaaat

semua hanyalah ritus tanpa makna

hampa

masih banyak yang aku tidak tahu

masih banyak yang aku perlu tahu

masih banyak

ya Allah

Ampuni Dosaku

Terangkan Jalan menuju Mu

Hanya Pada MU

aku ingin hanya Engkau

yang tampak di mataku

yang membayang di pikiranku

yang kurindu dalam qolbuku

HANYA ENGKAU

Amiiin

ya Allah,

teguhkan aku

jangan palingkan aku lagi

jangan biarkan aku tersesat lagi

jangan alihkan aku lagi

aku tahu jalan menuju kasihMu tidak semudah jalan menuju amarahMu

banyak cobaan silih berganti

dan tipu muslihat syetan (semoga Allah Melindungi kita daripadanya..Amin) yang tak henti mencoba menjerumuskan

dalam bentuk yang sangat halus

Aku berlindung pada Mu dari godaan syetan yang terkutuk

ya Allah, kumohonkan Penjagaan Mu

Wahai Yang Maha Menjaga

ya Allah, kumohonkan  Perlindungan Mu

Wahai Yang Maha Melindungi

Rabbanna laa tuzigh quluubanaa ba’da idzhadaitanaa wahab lana min ladunka rahmatan innaka antal wahaab..Amin

Comments No Comments »

sampaikanlah bayangan senja yang
membias di dadaku
yang sinarnya silau oleh senyumanmu
dan harumnya pupus di batas karang batu

semesta bertasbih bersamaku
lirihnya terbawa angin hingga ke peraduanmu
kembali mengetuk dawai-dawai jiwamu
menenun benang-benang masa lalu

ingatkah
kudendangkan tentang kisah cinta santri
memendam cinta sembunyi-sembunyi

ingatkah
kutuliskan bait-bait soneta kalbuku
berharap kau sambut uluran kasihku

Comments 2 Comments »

sigh..

and the real journey begin.. :)

-alone-
:) :) :D

tegen achterblijver

tijd ten behoeve van afscheid nemen, ek bekende  ;)

arrivederci!  :D

Comments No Comments »

“lahir sendiri..

mati sendiri..

kenapa harus mengeluh bila harus hidup sendiri..?”

.

.

betul memang

bicara pun enak

tapi

..s.a.k.i.t..

.

.

masih harus belajar IKHLAS

menerima kenyataan

menerima diri

dan

berhenti

untuk terus lari ..

.

.

Ya Robb, apakah Engkau mengerti?

Hanya Engkau yang Memahami

Engkaulah satu-satunya Saksi

Yang Selalu Mengamati

Yang Selalu Menemami

dalam air mataku

dalam kesendirianku

hanya Engkau

.

.

ya Robb

aku ingin berhenti

berdiam diri

.

aku ingin pulang

Comments No Comments »