Dear…

malam ini, kali pertama aku mengetik blog di kamar hijauku di yogya

aku sedikit mengubah letak furniture di kamar ini, dan alhamdulillah sedikit banyak membawa pengaruh yang positif ^^

Pertama kali aku masuk ke kamarku, Senin pagi lalu

Air mata yang menjadi saksi awal kehadiranku

Ternyata, masih terasa berat dan belum ridho menjalani rukun iman yang keenam itu..tapi insya allah aku akan bertahan..Amin

Hari2 berikutnya sebisa mungkin kujalani dengan kepasrahan pada Yang Maha Mengatur dan alhamdulillah aku lebih tenang dan hari berlalu dengan cepat, karena lelah, karena pasrah..nikmat berasa..alhamdulillah

malam ini

air mata itu kembali menjadi saksi, ditingkahi hujan lamat-lamat dan gelegar yang makin membuat jiwaku kerdil

aku ingat masa laluku

sembari browsing artikel dan membaca email yang insya allah ‘membangun jiwa’  aku menangis

aku ingat dosa-dosa yang pernah kuperbuat

aku sadari

JIKA BESOK AKU MATI, AKU TIDAK PUNYA APA-APA

dan kesadarnku itu, begitu keras menghantam jiwaku yang rapuh

..aku hanya bisa menangis..seraya berdoa, Allah masih memberikan kesempatan untukku memperbaiki diri meski sedikit..sedikiiit saja..

aku sadar

selama ini aku lalai

jauuuuh sekali dari Nya

amat sangaaaat

semua hanyalah ritus tanpa makna

hampa

masih banyak yang aku tidak tahu

masih banyak yang aku perlu tahu

masih banyak

ya Allah

Ampuni Dosaku

Terangkan Jalan menuju Mu

Hanya Pada MU

aku ingin hanya Engkau

yang tampak di mataku

yang membayang di pikiranku

yang kurindu dalam qolbuku

HANYA ENGKAU

Amiiin

ya Allah,

teguhkan aku

jangan palingkan aku lagi

jangan biarkan aku tersesat lagi

jangan alihkan aku lagi

aku tahu jalan menuju kasihMu tidak semudah jalan menuju amarahMu

banyak cobaan silih berganti

dan tipu muslihat syetan (semoga Allah Melindungi kita daripadanya..Amin) yang tak henti mencoba menjerumuskan

dalam bentuk yang sangat halus

Aku berlindung pada Mu dari godaan syetan yang terkutuk

ya Allah, kumohonkan Penjagaan Mu

Wahai Yang Maha Menjaga

ya Allah, kumohonkan  Perlindungan Mu

Wahai Yang Maha Melindungi

Rabbanna laa tuzigh quluubanaa ba’da idzhadaitanaa wahab lana min ladunka rahmatan innaka antal wahaab..Amin

Leave a Reply